Viral!!! Mantan Kadishub Wajo Arahkan Konfirmasi ke Dishub Baru, Ini Tanggapan Rukman Terkait Hilangnya Empat Tiang LANDOR Pelabuhan Bangsalae Siwa

Celebesplusonline.Com// Wajo Sulsel — Empat tiang LANDOR di Pelabuhan Bangsalae Siwa dilaporkan hilang dan diduga dicuri. Terkait hal tersebut, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin memberikan penjelasan singkat saat dikonfirmasi awak media.Rabu (13/5)

Ia menyampaikan bahwa persoalan tersebut sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada pihak Dinas Perhubungan (Dishub) yang baru, karena dirinya sudah tidak lagi menjabat di instansi tersebut.

“Ke Dishub ki, saya sekarang di Kesbang,” ujarnya singkat.

Pada hari yang sama, pihak terkait Kadis Perhubungan Kabupaten Wajo,Suherman saat di konfirmasi hanya mengatakan karena MB sudah rusak dan perbaikannya cukup mahal. Makanya diganti menjadi jembatan beton seperti sekarang ini, ujarnya.

Movable bridge (jembatan bergerak) adalah jenis jembatan yang dapat berubah posisi untuk mengakomodasi lalu lintas air di bawahnya, cetusnya.

Ia menambahkan pada tahun 2010 lalu rusak, dan
Tahun 2015 keluar anggarannya diganti menjadi dermaga beton seperti sekarang, ungkapnya.

Tokoh Masyarakat Siwa juga Tokoh pers ,Rukman Nawawi sesalkan hilang LANDOR di Pelabuhan Bangsalae Siwa, di harapkan APH diminta usut tuntas

Rukman Nawawi menyayangkan hilangnya empat tiang LANDOR di Pelabuhan Bangsalae Siwa yang diduga diambil orang oleh pihak tak bertanggung jawab.

Menurutnya, fasilitas pelabuhan tersebut merupakan aset yang diperuntukkan bagi kepentingan umum sehingga kejadian itu dinilai sangat merugikan.

“Kami sangat menyesalkan hilangnya LANDOR yang sengaja diambil di Pelabuhan Bangsalae Siwa. Ini aset untuk kepentingan umum,” ujarnya.

Ia juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

“APH harus segera menyelidiki dan mengusut tuntas kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya. Kamis (14/5).

Tim Investigasi