Celebesplusonline. Com // Wajo Sulsel — Hilangnya empat tiang LANDOR di Pelabuhan Bangsalae Siwa menjadi perhatian serius masyarakat setempat.
Fasilitas yang diduga merupakan bagian dari penunjang aktivitas dermaga itu disebut lenyap tanpa jejak bak ditelan bumi setelah kapal Fery dari Kabupaten Bone mulai masuk beroperasi di kawasan pelabuhan Bangsalae tersebut.
Peristiwa ini memunculkan berbagai pertanyaan terkait pengawasan dan pengamanan aset pelabuhan.
Sejumlah pihak pun meminta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, H. Suherman segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.
“Jika benar fasilitas itu hilang, tentu harus ada penjelasan terbuka kepada publik. Sebab ini menyangkut aset dan tanggung jawab pengelolaan,” ujar salah satu pemerhati pembangunan di Siwa Kabupaten Wajo.
Masyarakat juga berharap adanya penelusuran menyeluruh guna mengetahui apakah hilangnya empat tiang LANDOR tersebut disebabkan faktor kelalaian, kerusakan, atau adanya dugaan unsur lain yang perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kini sorotan tertuju kepada instansi terkait untuk memberikan kepastian informasi sekaligus memastikan seluruh fasilitas pelabuhan tetap terjaga demi mendukung aktivitas transportasi laut yang aman dan tertib di kawasan Bangsalae Siwa, Kecamatan Pitumpanua,Kabupaten Wajo.
Sekedar di ketahui Landor atau sering disebut landur pada kapal tongkang penyeberangan adalah jembatan penghubung atau ramp door yang digunakan untuk keluar-masuk kendaraan dan penumpang.
Kadis Perhubungan Kabupaten Wajo,H.Suherman saat di hubungi ,Rabu (13/5) terkait kasus hilangnya empat tiang LANDOR Pelabuhan Bangsalae Siwa belum memberikan keterangan resmi.
Bersambung…
@Tim Investigasi#












