Celebesplusonline.Com // Wajo Sulsel — Turnamen Domino SMS Cup 1 yang berlangsung di Kabupaten Wajo sempat diwarnai ketegangan akibat banyaknya komplain dari peserta terkait sistem pertandingan yang digunakan panitia. Peserta yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan luar Sulawesi mempertanyakan mekanisme pertandingan dan meminta penjelasan dari penyelenggara.
Situasi memanas ketika sejumlah peserta mengaku kecewa karena protes mereka dinilai tidak mendapatkan solusi yang jelas. Di tengah gejolak tersebut, Ketua PORDI Wajo Andi Muspida meninggalkan lokasi kegiatan sebelum persoalan terselesaikan, sehingga memicu reaksi keras dari para peserta.
Akibatnya, suasana di arena turnamen sempat ricuh. Beberapa peserta meluapkan kekecewaan dan meminta panitia segera memberikan kepastian terkait jalannya pertandingan atau mengemnalikan biaya registrasi peserta
Melihat kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif yang juga merupakan sponsor utama kegiatan SMS Cup 1, turun langsung menemui peserta untuk meredam situasi. Ia memilih berdialog secara terbuka dengan para peserta dan mendengarkan seluruh keluhan yang disampaikan.
Dalam kesempatan itu, Sufriadi Arif menawarkan sejumlah solusi agar turnamen tetap berjalan kondusif. Ia meminta seluruh peserta menyampaikan keberatan dengan kepala dingin tanpa terpancing emosi.
“Kegiatan ini harus tetap menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan. Kalau ada persoalan, mari kita selesaikan dengan baik tanpa harus marah atau membuat suasana semakin panas,” ujar Sufriadi di hadapan peserta.
Ia juga mengaku menyayangkan sikap Ketua PORDI Wajo Andi Muspida yang meninggalkan lokasi saat kondisi sedang memanas. Menurutnya, penyelenggara seharusnya tetap berada di tempat untuk membantu mencari jalan keluar bersama peserta.
“Turnamen seperti ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga menjaga silaturahmi lintas daerah. Karena itu, ketika ada masalah, semua pihak seharusnya hadir dan bertanggung jawab menyelesaikannya,” tegasnya.
Setelah dilakukan dialog dan mediasi langsung oleh Sufriadi Arif, suasana perlahan kembali kondusif dan peserta mulai menerima solusi yang ditawarkan agar kegiatan dapat dilanjutkan dengan tertib.
Editor : Sultan












