Celebesplusonline.Com //Wajo Sulsel — Empat tiang LANDOR di Pelabuhan Bangsalae, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan hilang atau tenggelam diduga akibat aktivitas operasional kapal ferry dari Kabupaten Bone yang mulai beroperasi di pelabuhan tersebut.
Peristiwa itu memicu perhatian masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan. Sejumlah warga meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo segera memberikan penjelasan terkait penyebab hilangnya fasilitas pelabuhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya dampak dari aktivitas kapal ferry terhadap struktur di sekitar area sandar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, empat tiang LANDOR tersebut sebelumnya berfungsi sebagai fasilitas penunjang tambatan kapal ferry aktivitas pelabuhan masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, H. Suherman ketika di hubungi,Rabu (13/5) memberikan keterangan resmi terkait hilangnya empat tiang LANDOR tersebut.Ia menyatakan karena MB sudah rusak dan perbaikannya cukup mahal. Makanya diganti menjadi jembatan beton seperti sekarang ini, ujarnya.
Movable bridge (jembatan bergerak) adalah jenis jembatan yang dapat berubah posisi untuk mengakomodasi lalu lintas air di bawahnya.

Rustan,SE tokoh masyarakat setempat berharap Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Perhubungan segera melakukan investigasi teknis guna memastikan penyebab kejadian hilangnya LANDOR tersebut, sekaligus mengambil langkah penanganan agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar maupun mengganggu aktivitas pelayaran masyarakat,tegasnya.
Bersambung..
Tim Investigasi












