Kadis DLH Wajo Ajak Staf Kelola Sampah Organik dari Rumah melalui Ember Biopori

WAJO SULSEL — Komitmen menjaga kebersihan lingkungan tidak cukup hanya diwujudkan melalui ajakan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo mulai menunjukkan langkah nyata dengan mendorong seluruh staf menerapkan pengelolaan sampah organik dari rumah masing-masing.

Setelah seluruh staf DLH Wajo membuat komitmen bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan, para staf mulai menyediakan ember biopori di tempat tinggal masing-masing sebagai sarana pengolahan sampah organik.

Dalam waktu dekat, Kepala DLH Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B., ST., MM., akan mengunjungi rumah para staf untuk melihat secara langsung penerapan pengelolaan sampah organik melalui ember biopori tersebut, ungkanya. Minggu (6/9).

Ember biopori dimanfaatkan untuk mengolah sampah makanan dan sampah dapur. Sampah organik yang sebelumnya berakhir di tempat pembuangan dapat diolah menjadi kompos dan dimanfaatkan kembali untuk menyuburkan tanaman.

Kepala DLH Wajo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh staf yang telah menunjukkan kepedulian serta komitmen menjaga lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing.

“Terima kasih kepada seluruh staf DLH yang telah peduli dan mau mengambil bagian dalam menjaga lingkungan. Mari kita mulai dari diri sendiri, mulai dari rumah kita masing-masing. Jangan hanya mengajak masyarakat, tetapi kita harus memberikan contoh terlebih dahulu,” ujar Andi Fakhrul Rijal.

Menurutnya, perubahan perilaku dalam mengelola sampah harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga. Ketika kebiasaan memilah dan mengolah sampah tumbuh dari keluarga, gerakan menjaga kebersihan lingkungan akan lebih mudah berkembang di tengah masyarakat.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk keteladanan aparatur DLH dalam mengajak masyarakat membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

@ Redaktur #