Ceramah Prof. Dr. KH. Anwar Sadat Malik Penuh Makna, Jamaah Maulid Terharu hingga Tertawa

WAJO SULSEL— Suasana penuh khidmat dan kehangatan menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jabal Nur Matirowalie, Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis (3/9/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Pitumpanua, Ambo Lahang bersama staf, Kepala Desa Batu,Baharuddin beserta jajaran, Ketua BPD, Sultan bersama anggota, perwakilan Danramil,Sertu Syamsuddin,Panitia Pelaksana,tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, serta sejumlah undangan lainnya.

Hikmah Maulid disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Anwar Sadat Malik, Lc., MA Ceramah yang disampaikan dengan bahasa yang ringan, sarat pesan keagamaan, dan sesekali diselingi humor itu mampu menghidupkan suasana di tengah jamaah.

Jamaah tidak hanya diajak menelusuri kembali keteladanan dan kemuliaan akhlak Rasulullah Muhammad SAW, tetapi juga diajak merenungkan makna cinta kepada Nabi sebagai jalan untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat keimanan.

Pesan-pesan keislaman yang disampaikan menyentuh hati. Dalam beberapa bagian, jamaah tampak terharu ketika diingatkan tentang perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan risalah Islam serta pentingnya meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, suasana haru itu sesekali pecah menjadi tawa. Gaya penyampaian yang hangat dan humor yang diselipkan dalam ceramah membuat jamaah tersenyum dan tertawa, tanpa mengurangi substansi pesan yang disampaikan.

Ceramah tersebut seolah menjadi perpaduan antara nasihat yang menyejukkan hati dan humor yang mencairkan suasana. Jamaah diajak tersenyum, tetapi pada saat yang sama juga diajak bermuhasabah tentang sejauh mana kecintaan kepada Rasulullah SAW diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi pun tidak sekadar menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, tetapi menjadi ruang untuk kembali meneguhkan kecintaan kepada beliau, memperbaiki akhlak, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dengan lantunan selawat, doa, dan hikmah yang disampaikan, kegiatan Maulid di Masjid Jabal Nur Matirowalie berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.

Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi wasilah untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menghadirkan akhlak beliau dalam kehidupan masyarakat, keluarga, serta generasi penerus.

Di penghujung ceramah anregurutta berpesan,
“Persatuan dengan sesama harus terus ditumbuhkan dan dijaga, serta dijauhkan dari sikap saling membangkang,”
tutupnya.

@ Kahfi #