Menjemput Amanah di Balik Jabatan, Bupati Wajo Lantik 81 ASN

WAJO SULSEL– Bupati Wajo, Andi Rosman, melantik 81 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka pengisian dan penataan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wajo.

Pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Rabu (2/9/2026). Dalam pelantikan tersebut, para pejabat yang dilantik mengenakan pakaian adat khas Bugis-Makassar.

Dari total 81 pejabat yang dilantik, terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, 17 pejabat administrator, 31 pejabat pengawas, 18 pejabat fungsional pengangkatan pertama, enam pejabat fungsional melalui perpindahan, dua CPNS yang diangkat menjadi PNS, serta empat pejabat fungsional yang ditetapkan sebagai Kepala UPTD Puskesmas.

Dalam sambutannya, Bupati Wajo Andi Rosman berharap para pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, serta komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Wajo,” ujar Andi Rosman.

Ia berharap para ASN yang baru dilantik mampu memperkuat kinerja organisasi dan mendorong terwujudnya pemerintahan yang efektif, profesional, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Wajo.

Hal tersebut, kata dia, terutama dalam mendukung terwujudnya visi Wajo Maradeka (Maju, Religius, Bermartabat, Terdepan, Berkeadilan).

Andi Rosman juga berpesan agar para pejabat tidak menganggap jabatan sebagai sesuatu yang dapat dijalankan secara sembarangan.

Menurutnya, setiap jabatan memiliki tanggung jawab yang melekat, baik kepada pemerintah maupun kepada masyarakat.

“Jabatan itu amanah, jangan main-main. Jalankan dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Andi Rosman.

Dikatakannya, keberadaan pejabat pemerintah harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, setiap pejabat dituntut bekerja dengan disiplin, menjaga kepercayaan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.


“Sekali lagi, jangan hanya melihat jabatan dari sisi kewenangannya. Lihat juga tanggung jawabnya. Ada masyarakat yang menunggu pelayanan dan kerja nyata kita,” tandasnya.

@ Sultan #