Kakankemenag Wajo: Kepala Harus Jadi Teladan, Madrasah Kawasan Senyum dan Dilarang Marah

WAJO SULSEL— Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, K.M. H. Muhammad Subhan, S.Ag., M.Ag., menyampaikan pesan penuh hikmah dalam sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di MIN 4 Wajo, Rabu (23/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Wajo menegaskan pentingnya keteladanan seorang pemimpin, khususnya bagi para kepala kantor, kepala madrasah maupun pembina di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Wajo.

Menurutnya, seorang pemimpin harus memberikan contoh kedisiplinan kepada bawahannya. Kepala kantor diharapkan datang lebih awal dibandingkan pegawai atau staf. Begitu pula kepala madrasah dan para pembina hendaknya sudah hadir di sekolah sebelum para siswa datang.

“Itu kepala yang duluan masuk dan terakhir keluar,” cetusnya.

Selain kedisiplinan, Muhammad Subhan juga mengingatkan agar lingkungan madrasah menjadi tempat yang penuh keramahan, kasih sayang dan ketenangan. Ia menegaskan, tidak semestinya ada kemarahan yang ditonjolkan di lingkungan pendidikan.

“Di madrasah tidak ada lagi yang marah, karena madrasah merupakan kawasan dilarang marah. Di madrasah itu diharapkan memasang papan informasi: Anda memasuki kawasan senyum, tidak boleh marah,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun akhlak dan keteladanan. Senyum, kesabaran dan tutur kata yang baik merupakan bagian dari nilai-nilai akhlakul karimah yang perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kakankemenag Wajo juga mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada manusia. Menurutnya, begitu banyak nikmat Allah yang tidak akan mampu dihitung hanya dengan kemampuan akal manusia.

Sebagai oleh-oleh spiritual dari peringatan Maulid tersebut, Muhammad Subhan berpesan kepada seluruh jamaah agar memperbanyak amalan dan zikir dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak jamaah untuk memperbanyak membaca La ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah, mengucapkan Alhamdulillah, serta membaca Basmalah dalam setiap memulai aktivitas.

“Amalkan sebanyak-banyaknya,” pesannya.

Pesan tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar madrasah dan jamaah agar menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan keimanan, rasa syukur dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini di gelar di MIN 4 Wajo dengan dihadiri Kalangan Kementerian Agama kabupaten Wajo bersam ibu, Kasi Pendmad bersama ibu, Tripika Kecamatan Pitumpanua, Camat, Kapolsek Urban Pitumpanua,Danramil 1406/1 Pitumpanuabeberapa pengawas, beberapa, kepal madrasah,para siswa dan orang tua siswa, serta undan lainnya.

@ Sultan#