Setahun Kepemimpinan Ar Rahman, “Wajo Maradeka” Menjadi Nyata di Tengah Masyarakat @Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin Makkaraka Dilantik 20 Februari 2025#

CELEBESPLUSONLINE.COM//WAJO SULSEL — Waktu berjalan laksana arus Sungai Walanae yang tak pernah berhenti. Genap setahun kepemimpinan Andi Rosman – dr Baso Rahmanuddin (Ar Rahman) dengan tagline “Wajo Maradeka”, denyut perubahan mulai terasa di berbagai penjuru Kabupaten Wajo.

Tagline “Wajo Maradeka” bukan sekadar rangkaian kata, melainkan semangat pembebasan dari ketertinggalan, keterbatasan, dan ketidakpastian.

Dalam satu tahun perjalanan, masyarakat perlahan menikmati hasil pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar dari infrastruktur jalan yang kian membaik, pelayanan publik yang semakin responsif, hingga penguatan sektor ekonomi kerakyatan.
Di bawah kepemimpinan Ar Rahman, pembangunan tidak hanya diukur dari beton dan aspal, tetapi juga dari tumbuhnya harapan.

Pasar-pasar rakyat kembali bergeliat, ruang-ruang pelayanan dipermudah, dan program pemberdayaan mulai dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM serta petani.

“Wajo Maradeka adalah tentang kemandirian dan keberanian untuk berubah,” ujar Andi Rosman dalam salah satu kesempatan. Ia menegaskan bahwa pembangunan adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Setahun mungkin belum cukup untuk menyempurnakan segalanya. Namun, langkah awal telah ditapakkan. Fondasi telah diletakkan. Masyarakat pun mulai merasakan bahwa perubahan bukan sekadar janji, melainkan ikhtiar nyata.

Di ufuk timur Wajo, matahari pembangunan perlahan meninggi. “Wajo Maradeka” kini bukan hanya semboyan, tetapi cahaya harapan yang menyala di hati masyarakat.

Wakil Bupati Wajo, DBR melalui media ini,Jumat (20/2) mengungkapkan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Wajo, saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh masyarakat Wajo atas doa, dukungan, kritik, serta kebersamaan selama satu tahun perjalanan kepemimpinan Ar Rahman ini.

Satu tahun bukanlah waktu yang panjang. Namun berkat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat, berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik. Setiap langkah yang kami tempuh, setiap kebijakan yang kami ambil, tidak lepas dari partisipasi dan kepercayaan masyarakat Wajo.

Kami menyadari, masih ada kekurangan dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Karena itu, dukungan dan masukan dari masyarakat adalah energi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan.
Terima kasih telah menjadi mitra pemerintah yang kritis namun tetap penuh cinta terhadap daerah ini. Mari kita lanjutkan ikhtiar membangun Wajo yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.
Semoga Allah SWT senantiasa meridhai setiap langkah pengabdian kita untuk tanah Wajo tercinta.

@ Sultan #