CELEBESPLUSONLINE.COM// WAJO SULSEL – Di balik geliat aktivitas kapal Ferry dan Fiber yang silih berganti bersandar dan besarnya kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Wajo, Pelabuhan Bangsalae Siwa masih menyimpan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Wajo.
Pelabuhan yang menjadi salah satu denyut nadi perekonomian masyarakat pesisir itu hingga kini dinilai belum didukung oleh fasilitas yang memadai.
Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kecamatan Pitumpanua , Sultan, mengatakan Pelabuhan Bangsalae Siwa yang menjadi salah satu denyut nadi perekonomian di Kabupaten Wajo butuh perhatian serius dari Pemerintah Daerah dimana fasilitas yang tidak maksimal adalah lampu penerangan jalan sepanjang masuk di kawasan pelabuhan yang masih gelap dan belum berfungsi secara optimal. Senin (20/7/2026)
Selain itu,sementara fasilitas toilet (WC) yang tersedia juga belum mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa pelabuhan, sambungnya.
“Kondisi tersebut dinilai kurang sejalan dengan peran strategis Pelabuhan Bangsalae Siwa sebagai penyumbang PAD terbesar di Kabupaten Wajo” cetusnya.
Sebagai gerbang transportasi laut sekaligus penggerak roda perekonomian, pelabuhan ini semestinya mendapatkan perhatian yang sebanding dengan kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
Saat malam mulai menyelimuti kawasan pelabuhan, redupnya penerangan menjadi keluhan tersendiri bagi masyarakat, penumpang, maupun para pelaku usaha. Di sisi lain, keterbatasan fasilitas WC turut mempengaruhi kenyamanan para pengguna yang setiap hari memanfaatkan pelabuhan tersebut.
” Kami bersama masyarakat Pitumpanua berharap Pemerintah Kabupaten Wajo dapat segera melakukan pembenahan terhadap fasilitas pendukung di Pelabuhan Bangsalae Siwa. Perbaikan lampu jalan, peningkatan kualitas WC, serta penataan sarana dan prasarana lainnya dinilai penting agar pelabuhan ini tidak hanya menjadi kebanggaan karena besarnya kontribusi terhadap PAD, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh masyarakat”,tutupnya Sultan yang juga mantan Ketua Pemuda Pancasila Marga Kecamatan Pitumpanua.


Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal berlabuh, melainkan wajah pertama yang menyambut setiap tamu yang datang dan gerbang yang mencerminkan keseriusan daerah dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas.
Penulis : Sudirman












