Dari Lapangan Amanagappa, Wakapolres : Bupati Cup Wajo 2026 Menyatukan Semangat dan Sportivitas

WAJO SULSEL— Semangat sportivitas dan persaudaraan mewarnai pembukaan Kejuaraan Tenis Bupati Cup Wajo 2026 yang berlangsung di Lapangan Tenis Amanagappa, Sengkang, Kabupaten Wajo, Jumat (9/10/2026).

Kejuaraan yang mempertemukan para pecinta olahraga tenis dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Wajo, Kompol Andi Syamsul Lipu.

Ajang ini bukan sekadar pertandingan untuk mengejar kemenangan, melainkan juga menjadi ruang untuk merajut silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di antara para atlet tenis dari berbagai kabupaten dan kota.

Sebanyak 11 kabupaten dan kota turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, yakni Kabupaten Barru, Pangkep, Sidrap, Kota Palopo, Kabupaten Sinjai, Luwu, Bone, Soppeng, Kota Parepare, Kota Makassar, serta Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah.

Sebagai tuan rumah, Wajo menurunkan dua tim, yakni Wajo A dan Wajo B, untuk bersaing dengan peserta dari daerah lainnya.

Pertandingan dipertandingkan dalam tiga kategori, yaitu ganda putra beregu, ganda putra perorangan, dan ganda putri perorangan. Setiap kategori menjadi panggung bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan, kekompakan, serta ketangguhan dalam mengolah strategi di lapangan.

Kejuaraan Bupati Cup Wajo 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 9 Oktober hingga Minggu, 11 Oktober 2026. Seluruh pertandingan digelar di empat lapangan yang berada di dua lokasi, yakni Lapangan Tenis Tampangen dan Lapangan Tenis Amanagappa, Sengkang.

Tenis sebagai Jembatan Persaudaraan

Sebelum kejuaraan dibuka secara resmi oleh Wakapolres Wajo, Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Wajo, Sumardi Arifin, S.Pd.I., menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya, Sumardi mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Kejuaraan Tenis Bupati Cup Wajo 2026 merupakan salah satu bentuk perhatian Bupati Wajo terhadap perkembangan olahraga tenis di daerah.

Menurutnya, kejuaraan ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi para atlet untuk terus berkembang, mengasah kemampuan, serta melahirkan prestasi yang dapat mengharumkan nama daerah.

Lebih dari itu, pertandingan ini menjadi wadah mempertemukan para pemain tenis dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dalam suasana kebersamaan.

Di balik setiap pukulan raket dan setiap poin yang diperebutkan, tersimpan nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap lawan. Sebab, kemenangan sejati tidak hanya diukur dari angka di papan skor, tetapi juga dari sikap sportif dan persaudaraan yang tetap terjaga setelah pertandingan berakhir.

Melalui Bupati Cup Wajo 2026, diharapkan olahraga tenis semakin berkembang dan mendapat tempat di hati masyarakat, sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi antardaerah.

Lapangan tenis pun menjadi saksi bahwa olahraga bukan hanya tentang siapa yang keluar sebagai juara, melainkan juga tentang bagaimana persahabatan tumbuh, kebersamaan terpelihara, dan semangat sportivitas terus menyala.

@ Kahfi #