Maulid Nabi dan Peresmian Gedung PHTC di MTsN Wajo, Bupati: Bersama dan Bersatu, Hasil Akan Lebih Mudah

WAJO SULSEL— Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Wajo berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Gedung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahun 2026, di lokasi MTsN Wajo, Kabupaten Wajo.Selasa (6/10).

Peresmian tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, S.Ag., M.Ag., bersama Ketua Dharma Wanita Kanwil dan rombongan.

Turut hadir Bupati Wajo Andi Rosman bersama Ketua TP PKK Kabupaten Wajo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo K.M. H. Muhammad Subhan, S.Ag., M.Ag., jajaran Kementerian Agama, Tripika Kecamatan Pitumpanua, serta sejumlah undangan lainnya.

Ketua Panitia yang juga Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Abdul Azis, mengatakan pembangunan PHTC di MTsN Wajo mencakup sebanyak 11 gedung yang direhabilitasi dan dua gedung baru.

Menurutnya, keseluruhan pembangunan tersebut menelan anggaran kurang lebih Rp3 miliar.

“Peresmian Gedung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sebanyak 11 gedung rehab dan dua gedung baru,” ujar Abdul Azis.

Ia menjelaskan, MTsN Wajo berdiri di atas lahan seluas sekitar dua hektare yang merupakan aset untuk kepentingan pendidikan madrasah. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyatakan akan segera menyelesaikan proses balik nama sertifikat tanah yang sebelumnya dihibahkan Pemkab Wajo kepada Kementerian Agama RI.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi, Membangun Generasi Berkarakter.”

Dalam sambutannya, Bupati Wajo Andi Rosman mengatakan kehadiran Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Wajo merupakan sebuah kehormatan sekaligus momentum memperkuat silaturahmi dan sinergi.

“Suatu penghormatan bagi kami. Kalau pimpinan wilayah datang ke daerah, biasanya ada keberkahan,” ujar Andi Rosman.

Bupati juga menyampaikan bahwa kunjungannya ke MTsN Wajo merupakan salah satu momentum untuk memperkuat perhatian terhadap dunia pendidikan keagamaan di Kabupaten Wajo.

Ia bahkan menyampaikan permintaan dukungan pembangunan kepada Kakanwil Kementerian Agama Sulsel untuk MTs Bontouse, Kecamatan Tanasitolo, yang berada tidak jauh dari kediamannya.

Andi Rosman juga berjanji bahwa pada tahun 2027, akses jalan yang berada di depan MTsN Wajo akan diupayakan untuk mendapatkan pengaspalan.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan.

“Inti dari Maulid adalah silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan. Yang lebih utama adalah peningkatan akhlak masyarakat Wajo,” katanya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi agar MTsN Wajo dapat berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Wajo.

“Bila kita bersama dan bersatu, akan mudah hasilnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Wajo juga memberikan apresiasi dan hadiah kepada salah seorang pendidik MTsN Wajo, Wahyu, yang dinilai menunjukkan potensi dan penampilan luar biasa dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi.

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, mengapresiasi sinergi antara jajaran Kementerian Agama dengan Pemerintah Kabupaten Wajo.

Menurutnya, koordinasi antara Kakanwil dengan Bupati Wajo berjalan dengan sangat baik. Ia juga mengapresiasi kehadiran Bupati Wajo dalam kegiatan tersebut.

“Koordinasi Kakanwil dengan Bupati Wajo sungguh luar biasa. Perhatiannya juga luar biasa,” ungkapnya.

Kakanwil menambahkan, pada tahun ini seluruh ruang kelas pada madrasah negeri di Sulawesi Selatan akan dilengkapi dengan smart TV sebagai bagian dari penguatan proses pembelajaran berbasis teknologi.

Terkait usulan bantuan untuk MTs Bontouse, Kakanwil meminta pihak terkait menyiapkan proposal agar dapat diproses sesuai dengan usulan yang disampaikan Bupati Wajo.

“Kami tidak butuh perhatian dari rekan-rekan di lingkungan Kementerian Agama, tetapi saya yang akan memperhatikan semuanya,” cetusnya.

Usai rangkaian kegiatan, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan bersama Bupati Wajo juga melakukan penanaman pohon di lokasi MTsN Wajo sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BKPSDM, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Tripika Kecamatan Pitumpanua, Direktur RSUD Siwa, Kepala Puskesmas Pitumpanua, kepala desa dan lurah, orang tua siswa, serta siswa-siswi MTsN Wajo dan tamu undangan lainnya.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan peresmian gedung PHTC tersebut menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan sekaligus meneguhkan kembali pentingnya pendidikan, akhlak dan karakter generasi muda di Kabupaten Wajo.

@ Sultan #