Konsolidasi Media Sinergi Group Berlangsung Alot, Bahas Masa Depan PWI Sulsel

Rukman Nawawi :
Siapa pun yang terpilih memimpin PWI Sulsel besok, Selasa, 2 Juni 2026 harus mampu merawat independensi organisasi, memperkokoh persatuan anggota, serta membawa PWI menjadi institusi yang semakin bermartabat, profesional, dan dihormati masyarakat.

Celebesplusonline. Com// Makassar Sulsel — Konsolidasi khusus Media Sinergi Group yang digelar di Cafe Lagaligo Makassar berlangsung selama kurang lebih lima jam pada Minggu 31 Mei 2026.

Suasana diskusi berjalan dinamis, penuh argumentasi, dan sarat gagasan demi menyikapi pelaksanaan Konferensi PWI Sulawesi Selatan yang kian dekat.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Rukman Nawawi selaku CEO Media Sinergi Group, Dr. H. Laode Arumahi, S.H. sebagai Dewan Pembina, Ir. A. Manaf Rahman selaku Pemimpin Redaksi, Muhammad Arafah, S.H., M.H. sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Media Sinergi Cyber, Anwar Mahendra (Redaktur), Iwan Asis (Dewan Redaksi), serta Andi Jaka dan Syakharuddin sebagai reporter.

CEO Media Sinergi Group,Rukman Nawawi kepada Media ini, Senin (1/6/2026) mengungkapkan
dalam forum yang berlangsung hangat namun kritis di Cafe Lagaligo Makassar, seluruh peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan mengenai kelebihan dan kekurangan visi serta misi kedua calon Ketua PWI Sulsel.

Berbagai masukan, analisis, dan pertimbangan disampaikan secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap masa depan organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Diskusi tidak hanya berfokus pada figur calon, tetapi juga mengerucut pada pertanyaan mendasar tentang arah perjalanan organisasi ke depan, ujarnya.

Para peserta menilai bahwa PWI harus tetap berdiri tegak sebagai organisasi profesi yang independen, menjaga marwah jurnalistik, serta menjadi rumah besar bagi seluruh wartawan tanpa terpengaruh kepentingan di luar profesi.

“PWI hendaknya tetap menjadi mercusuar etika dan profesionalisme pers. Jangan sampai ke depan organisasi ini terseret arus kepentingan sesaat dan terjebak dalam permainan politik praktis yang dapat menggerus independensi serta kepercayaan publik,” sambungnya dalam forum konsolidasi tersebut.

Beragam pandangan kritis yang lahir selama rapat menjadi cerminan tingginya perhatian insan Media Sinergi Group terhadap keberlangsungan dan kehormatan organisasi. Para peserta berharap kepemimpinan PWI Sulsel yang akan datang mampu menjaga jarak yang proporsional dari kepentingan politik praktis, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, dan perlindungan wartawan.

Dalam perhelatan demokrasi organisasi tersebut, dua figur tampil sebagai calon Ketua PWI Sulsel, yakni Amrullah dengan nomor urut 1 dan Suwardi Thahir dengan nomor urut 2.
Di balik nomor urut yang tertera, tersimpan gagasan, visi, dan harapan yang akan diuji oleh pilihan para anggota. Karena itu, konferensi bukanlah tentang siapa yang paling kuat, melainkan siapa yang paling mampu menjawab kebutuhan organisasi, menjaga independensi pers, serta merawat persatuan di tengah beragam dinamika yang dihadapi insan wartawan, cetus Rukman Nawawi.

Konsolidasi yang berlangsung hingga berjam-jam itu akhirnya melahirkan satu kesimpulan bersama: siapa pun yang terpilih memimpin PWI Sulsel besok,Selasa 2 Juni 2026 harus mampu merawat independensi organisasi, memperkokoh persatuan anggota, serta membawa PWI menjadi institusi yang semakin bermartabat, profesional, dan dihormati masyarakat.

@ Sultan #
(Pimpinan Umum)