Celebesplusonline. Com// Wajo — Suasana haru dan penuh nuansa islami menyelimuti acara Tasyakuran dan Pelepasan Peserta Didik Kelas VI MIN 4 Wajo.
Pelepasan peserta didik yang dirangkaikan dengan Raodhatul Athfal Mattirowalie. Isak tangis para siswa, orang tua, dan dewan guru pecah saat doa-doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas selesainya proses pendidikan para peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung MIN 4 Wajo, Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.Senin (25/5/2026).
Kegiatan tasyakuran dan pelepasan itu dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh pendidikan, serta masyarakat.
Turut hadir Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Abdul Asiz, Camat Pitumpanua Arriyanti Marzuki, Kapolsek Pitumpanua Andi Suhidin, Kepala MIN 4 Wajo Kamaria beserta para pembina dan staf, Kepala Desa Batu, Babinsa, anggota BPD Batu, para pengawas di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Wajo, para kepala madrasah, Lurah Siwa, para siswa yang ditamatkan, serta orang tua peserta didik.
Dalam sambutannya, Abdul Asiz Kepala Seksi Penmad Kabupaten Wajo menyampaikan bahwa pelepasan siswa bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum menanamkan nilai akhlakul karimah dan rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui.
“Ilmu tanpa adab bagaikan cahaya tanpa arah. Semoga anak-anak kami menjadi generasi qurani yang membanggakan agama, bangsa, dan kedua orang tua,” ungkapnya dalam suasana penuh haru.
Lantunan doa dan shalawat menambah khidmat acara. Sejumlah orang tua tampak meneteskan air mata ketika para siswa bersalaman dengan guru-gurunya sebagai simbol penghormatan dan permohonan restu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.


Acara tasyakuran tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus harapan agar para lulusan MIN 4 Wajo kelak menjadi pribadi yang berilmu, beriman, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Sultan












