CELEBESPLUSONLINE.COM// WAJO SULSEL — Dalam semangat tanggap dan penuh tanggung jawab, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo bergerak cepat menindaklanjuti hasil pertemuan bersama anggota DPRD Provinsi,Sultan Tajang dan DPRD Kabupaten Feri Saputra Santu terkait isu dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas MBG.
Tak menunggu waktu lama, DLH Wajo menginisiasi forum diskusi terbatas yang menghadirkan berbagai unsur penting. Hadir dalam pertemuan tersebut DLH sebagai penggagas, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Wajo, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo yang diwakili oleh bidan kesehatan lingkungan.
Pertemuan ini menjadi ruang temu gagasan, tempat di mana keresahan dijawab dengan dialog, dan persoalan didekati dengan kebersamaan. Dalam nuansa yang hangat namun sarat makna, setiap pihak menyampaikan pandangan, mengurai persoalan, serta merumuskan langkah konkret demi meminimalisir dampak lingkungan yang ada.
Kadis DLH Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal Burhanuddin menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas pembangunan dan kelestarian lingkungan, ungkapnya. Selasa (14/4).
Pendekatan kolaboratif menjadi pilihan utama, dengan harapan setiap instansi dapat saling menguatkan peran dan fungsi masing-masing.
“Ini adalah bentuk gerak cepat kami, menyatukan persepsi dan mencari solusi bersama. Kami ingin setiap potensi dampak lingkungan dapat ditangani sejak dini,” ujarnya dengan penuh komitmen.
Melalui diskusi ini, diharapkan lahir kesepahaman dan langkah nyata yang berkelanjutan, sehingga aktivitas MBG tetap berjalan tanpa mengesampingkan aspek kesehatan dan lingkungan. Sebab pada akhirnya, harmoni antara manusia dan alam adalah fondasi utama dalam membangun daerah yang berkelanjutan, cetusnya.
Namun, ada hal yang perlu di perhatikan sehingga adanya penutupan MBG. Penutupan tersebut di sebabkan oleh belum terpenuhinya sejumlah persyaratan di antaranya IPAL nya serta belum memilikinya atau belum terpenuhinya sertifikat laik higiene Sanitasi (SLHS).

Dan segala hasil diskusi tersebut akan di laporkan kepada ketua satgas MBG, yang di ketuai oleh Sekda Kabupaten Wajo, tutup Mantan Camat Tempe ini.
@ Sultan #












