Celebesplusonline. Com//Wajo Sulsel— Perwakilan pengusaha kapal penumpang feri yang beroperasi dan bakal beroperasi pada 10 Maret 2026 di Pelabuhan Bangsalae Siwa meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo selaku pengelola pelabuhan agar segera menyediakan fasilitas toilet umum.
Selain fasilitas toilet umum mereka juga meminta serta sistem pengelolaan sampah yang memadai di area pelabuhan tersebut.
Permintaan ini disampaikan mengingat aktivitas penyeberangan kapal penumpang di pelabuhan Bangsalae tersebut cukup padat setiap harinya.
Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya produksi sampah yang berasal dari kapal maupun penumpang yang turun dan naik di pelabuhan.
Menurut perwakilan pengusaha kapal, keberadaan fasilitas toilet serta tempat pembuangan dan pengelolaan sampah sangat penting guna menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pelabuhan, ujarnya.Sabtu (28/3)
Selain itu, fasilitas tersebut juga dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menyediakan sarana pelayanan publik yang layak.
“Kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dapat memperhatikan kebutuhan dasar di Pelabuhan Bangsalae Siwa, khususnya penyediaan toilet dan pengelolaan sampah. Kapal penumpang yang beroperasi cukup banyak sehingga produksi sampah juga meningkat setiap hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanpa adanya sistem pengelolaan sampah yang baik, dikhawatirkan kondisi lingkungan pelabuhan dapat tercemar dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serta mengganggu kenyamanan para pengguna jasa pelabuhan.
Oleh karena itu, para pengusaha kapal berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyediakan fasilitas kebersihan yang memadai sebagai bentuk pelayanan publik sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Pelabuhan Bangsalae Siwa.
Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin saat dikonfirmasi terkait adanya permintaan perwakilan kapal feri untuk disediakan fasilitas toilet umum dan sistem pengelolaan sampah di Pelabuhan Bangsalae Siwa sebelum beroperasi pada 10 April 2026, Wakil Bupati Wajo dr. Baso Rahmanuddin menyampaikan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya akan memperhatikan setiap kebutuhan pelayanan publik di kawasan pelabuhan.
Wabup mengatakan bahwa pelabuhan sebagai fasilitas umum harus didukung dengan sarana kebersihan dan sanitasi yang memadai agar aktivitas penyeberangan berjalan dengan baik serta tetap menjaga kenyamanan masyarakat, cetusnya.
“Pada prinsipnya pemerintah daerah tentu memperhatikan masukan dari para pengusaha kapal maupun masyarakat. Fasilitas dasar seperti toilet umum dan pengelolaan sampah merupakan bagian dari standar pelayanan publik yang harus dipenuhi, apalagi aktivitas penumpang di Pelabuhan Bangsalae Siwa cukup tinggi,” ujar dr. Baso Rahmanuddin.Sabtu (28/3).
Ketua DPD Golkar Kabupaten Wajo ini menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapan fasilitas penunjang sebelum operasional penyeberangan berjalan penuh.
“Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga harus memastikan pengelolaan lingkungan berjalan dengan baik. Kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab bersama, namun pemerintah berkewajiban menyiapkan sistem dan fasilitasnya,” tegasnya.

Wabup juga berharap seluruh pihak, baik pengelola pelabuhan, pengusaha kapal, maupun masyarakat pengguna jasa pelabuhan, dapat bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Bangsalae Siwa demi terciptanya pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
@ Sultan #












