Djamaluddin, SH, MM Kepala UPP Kelas III Siwa
CELEBESPLUSONLINE.COM// WAJO SULSEL – Kepala Unit Pengelola Pelabuhan (UPP) Kelas III Siwa,Djamaluddin, menegaskan bahwa rencana pengalihan lintasan penyeberangan Bajoe–Kolaka menjadi Siwa–Kolaka yang rencananya dimulai pada 1 April 2026 sepenuhnya mempertimbangkan aspek keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama.
Dan pengalihan lintasan selama 60 hari kerja disebabkan pelabuhan Bajoe Kabupaten Bone dalam tahap pekerjaan.Hal tersebut disampaikannya kepada awak media saat ditemui di kantornya, Rabu(4/3).
Menurut Djamaluddin, setiap kebijakan pengalihan lintasan tidak semata-mata berorientasi pada efisiensi jarak tempuh, tetapi harus tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pelayaran.
“Keselamatan jiwa penumpang dan keamanan kapal adalah hukum tertinggi dalam penyelenggaraan transportasi laut. Kami mengacu pada regulasi yang berlaku serta hasil kajian teknis sebelum lintasan dialihkan,” ujar Djamaluddin.
Ia menjelaskan, pengalihan lintasan Siwa–Kolaka dinilai lebih representatif dari sisi kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan, termasuk fasilitas sandar, alur pelayaran, serta pengawasan syahbandar. Semua itu menjadi bagian dari kewenangan otoritas pelabuhan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan seluruh operator kapal memenuhi standar kelaiklautan dan kelengkapan dokumen.
Pengawasan ini penting untuk mencegah potensi pelanggaran hukum yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.
“Kami tidak ingin ada kompromi terhadap standar keselamatan. Setiap kapal wajib memenuhi syarat administrasi dan teknis sebelum diberikan izin berlayar,” tegasnya.
Djamaluddin berharap masyarakat dapat memahami bahwa kebijakan pengalihan lintasan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum dan jaminan keselamatan kepada pengguna jasa transportasi laut, khususnya masyarakat Siwa dan sekitarnya.
Dengan demikian, rencana pengalihan lintasan Siwa–Kolaka diharapkan mampu menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman, tertib, dan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Lanjut Djamaluddin menambabkan bahwa ada beberapa armada very dari Pelabuhan Bajoe bakal beroperasi di Pelabuhan Bangsalae Siwa dengan tidak mengganggu jadwal very yang saat ini beroperasi jurusan Siwa Tobaku.
“Kemungkinan jadwal kapal very jurusan Siwa Kolaka di berangkatkan setelah semua kapal very Siwa Tobaku berangkat pada pukul 14.00 Wita, ” tutupnya.
@ Sultan #












