Wajo  

Ketua PWI Wajo Minta Tegur Wartawan Menyalahi Kode Etik

Celebesplusonline.com ( Wajo Sulsel ) — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Wajo, Rukman Nawawi apresiasi kedatangan Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho , S.I.K. di rumah kediamannya, Jumat 2 Agustus 2024.

Belum genap satu bulan bertugas, dan ditengah kesibukannya, Kapolres Wajo meluangkan waktu berkunjung ke kediaman Ketua PWI Wajo di Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua.

Ini merupakan agenda pertama Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K tempu perjalanan kurang lebih 80 KM dari kota Sengkang. Dan ini kali pertamanya silaturahim bersama masyarakat Siwa.

Rukman Nawawi menjelaskan, jumlah anggota PWI di Kabupaten Wajo sekira mencapai 35 orang yang aktif, dan banyak belum menperpangjang kartu anggota PWI, serta sebagian besar sudah mengikuti uji kompetensi wartawan.

Dijelaskan, jumlah wartawan PWI Wajo pernah tercatat sebanyak 50 orang anggota, namun sebagian sudah pindah memilih organisasi wartawan lainnya. Dia juga menyebutkan, sebagian sudah tidak aktif keanggotaannya dan tidak memperpanjang keanggotaannya.

“Anggota PWI Wajo perna beranggotakan 50 orang, sekarang tinggal 35 anggota aktif, yang 15 orang sebagian tidak aktif, sebagian kartu keanggotaannya tidak diperpanjang” katanya.

Kehadiran Kapolres Wajo di kediaman Ketua PWI Wajo, langkah awal terbentuknya sinergitas wartawan dengan kepolisian.

Wartawan dan kepolisian memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing, dimana wartawan bertugas menginformasikan program kerja kepolisian kepada masyarakat, sebaliknya kepolisian juga punya peran memberikan informasi kepada media, sehingga keduanya bisa bersinergi dan saling membutuhkan satu sama lain.

“Untuk itulah, Saya berharap kepada Kapolres Wajo agar tidak segan-segan memberi teguran kepada oknum wartawan yang menyalahi kode etik dalam melaksanakan tugasnya” tegas Rukman Nawawi.

Kapolres Wajo AKBP Rosid Ridho, S.I.K mengakui, peranan wartawan sangat penting dalam penyebarluasan informasi terkait kegiatan kepolisian.

“Kita butuh media, kita butuh wartawan senangtiasa mengexpose setiap kebijakan, agenda, tugas kita, agar diketahui masyarakat luas.

Editor : Sultan