Wajo  

Miris,Rehab Bangunan Sekolah Tidak Selesai Tepat Waktu di Pitumpanua Kabupaten Wajo

Celebesplusonline.( Wajo Sulsel ) — Miris,ada beberapa rehab bangunan sekolah tidak selesai tepat waktu. Sejumlah sekolah masuk kategori kontrak kritis melalui sumber Dana Anggaran Belanja Daerah ( APBD ) tingkat II Kabupaten Wajo untuk rehab sekolah di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo yang anggaran nya cukup pantastis ,mencapai ratusan juta rupiah.

Salah satu sekolah yang mendapatkan adalah SD Negeri 349 Tellesang Desa Bau- Bau,Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo dengan alokasi anggaran yang 6 RKB senilai Rp.730.214.788.

Sesuai pantauan media ini di lapangan bahwa kontraktor yang melakukan pengerjaan di sekolah tersebut.Dari nilai kontrak tersebut, progres rehab bangunan kelas di sekolah itu baru mencapai kisaran 80 % persen untuk pengerjaan 6 RKB sehingga belum bisa dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Siswa pun terpaksa masih belajar di tempat yang tidak semestinya karena masa pengerjaan nilai kotrak sudah melewati ambang batas hingga 15 November 2022 dengan pelaksana CV.Danaztama.

Muhammad Sukri tokoh masyarakat Desa Bau-Bau mengungkapkan rasa kecewa dengan pelaksana rehabilitas sekolah SDN 349 Tellesang disebabkan masa kontrak pengerjaan rehabilitas sekolah sudah melewati batas waktu,ungkapnya

Lebih lanjut Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Desa Bau – Bau ini menambahkan,kami warga merasa kasihan terhadap anak-anak yang semestinya sudah bisa menikmati gedung rehab namun hingga saat ini masih belajar di kolom rumah warga di beberapa titik, ujar Sukri.

Senada dengan Ketua Komite sekolah, Muhammad Nasir mengeluhkan pengerjaan sekolah belum selesai hingga batas waktu kotrak nya 15 November 2022 yang di kerjakan CV.Danaztama,terang Nasir.

“Bangunan belum tuntas,kuseng pintu tidak layak pakai hanya di sambung dan ada beberapa kuseng pintu mestinya di ganti,namun kenyataannya kuseng tersebut tetap di pasang dengan alasan di RAB tidak ada,” ungkap Nasir.

Di akhir pertemuan di sekolah SDN 349 Tellesang di temukan ada tiga perempuan di libatkan ikut bekerja dalam proyek tersebut akan tetapi pelaksanaaan rehabilitas gedung pun belum selesai dikerjakan.

( Tim )