Daerah  

Kunjungi Lokasi Persamaian dan Pembibitan Sutra, Andi Parengrengi: Ketersedian Bibit Akan Di Suplay Di Soppeng Dan Wajo

Celebesplusonline.com (Soppeng Sulsel) — Budi daya tanaman murbei untuk mengembalikan kejayaan sutra di Sulawesi Selatan, ini adalah salah satu program Gubernur propinsi Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di lokasi pertanian tanaman murbaei di Turungeng Lappae, Desa Donri – donri Kabupaten Soppeng belum lama ini.

Sebagai tindak lanjut, Kadis Kehutanan provinsi Sulawesi Selatan IR.H.Andi Parenrengi, MP melakukan kunjungan kerja dengan mengunjungi lokasi persemaian dengan pembibitan murbei di Kabupaten Soppeng 2/12/2020

Adapun jenis murbaei yang akan dibudidayakan murbaei dari India,murbaei dari Alba, murbaei dari Jepang dan murbaei jenis mecrora dari Nigara.

Kunjungan kerja kadis kehutanan propinsi Sulawesi Selatan dalam rangka monitoring pemenuhan kouta dan ketersedian bibit yang akan disuplay di dua kabupaten Soppeng dan Wajo yang merupakan program gubernur lewat Dinas kehutanan propinsi Sulawesi Selatan.

“Situasi dan kondisi persiapan bibit saat ini sudah cukup, tidak di ragukan lagi persiapanya untuk didistribusikan ke lokasi penanaman,” jelas Andi Parenrengi Kadis Kehutanan Sulsel,2/12/2020

Selanjutnya Andi Parerengi menegaskan untuk persiapan lahan yang akan di tanami terkhusus persiapan lokasi di kabupaten Wajo, harus ada koordinasi dengan kadis peridustrian kabupaten Wajo untuk lebih memantapkan ketersedian lahan

Dan persiapan kolompok tani serta stakeholder lainnya demi kelancaran program dan demi menepis kesan bahwa Kabupaten yang di tujuk untuk menjalankan program ini kurang siap.

Kunjungan kadis Kehutanan propinsi Sulawesi Selatan ini di sambut dan di pandu lansung oleh bapak H.Muhammad Yunan, S.Hut,IPM (kepala KPHI unit XII Walennae).

Pada kesempatan tersebut H.Muhammad Yunan melaporkan kondisi di lapangan dan menjelaskan teknis pola yang akan di terapkan bagaimana cara dan upaya mendistribusikan bibit agar selamat sampai tujuan.

Adanya kunjungan Gubenur Sulsel dan Kadis Kehutanan Provinsi Sulsel harapan para petani dapat direalisasikan dengan cepat.

Sementara Pengusaha Sutra Alam, Suherman menyampaikan bahwa tahap 1 kami sudah melewatinya, untuk tahap ke 2 ini proses tendernya sudah dua kali gagal karena untuk tender ini kita harus memiliki persediaan bibit sebanyak 25 % dari jumlah keseluruhan dan kami sudah cukup bersyarat untuk pemenuhan bibit ini begitupun pengadministrasiannya sudah terpenuhi, tapi yang menjadi kendala adalah sistem penguploadtan data di sistem LPSE (@poros)

Editor : Sultan