JAKARTA — Membuka pintu akses keuangan berarti membuka jalan bagi tumbuhnya harapan, berkembangnya usaha, dan menguatnya kesejahteraan masyarakat. Semangat itulah yang mengemuka dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dihadiri Wakil Bupati Wajo di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kegiatan nasional tersebut mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia” dan dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Gubernur Bank Indonesia (BI), jajaran menteri Kabinet, anggota Komisi XI DPR RI, serta para gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, dan wakil kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam arahan strategisnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya memperkuat dan mempercepat akses keuangan di daerah. Kemudahan akses terhadap layanan perbankan dan pembiayaan diharapkan dapat terbuka semakin luas bagi para pelaku usaha, khususnya mereka yang menjadi penggerak roda ekonomi di daerah.
Akses keuangan yang inklusif bukan sekadar menghadirkan layanan perbankan, melainkan juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperluas kegiatan ekonomi, dan meningkatkan taraf hidup keluarga.
Presiden juga menyoroti pentingnya mendorong perputaran ekonomi agar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan daya beli masyarakat. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka, tetapi juga dapat dirasakan melalui terbukanya peluang usaha, meningkatnya pendapatan, serta terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Bagi daerah, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan ekonomi membutuhkan lebih dari sekadar program dan kebijakan. Diperlukan keberanian membuka peluang, kemudahan memperoleh pembiayaan, serta keberpihakan yang nyata terhadap pelaku usaha agar potensi ekonomi daerah dapat berkembang secara berkelanjutan.
Presiden turut menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor ekonomi dan keuangan. Kerja sama yang kuat dinilai menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan merata.
Kehadiran Wakil Bupati Wajo dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan arah kebijakan pengembangan akses keuangan daerah dengan agenda pembangunan nasional.
Bagi Kabupaten Wajo, perluasan akses keuangan diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh lebih kuat, meningkatkan produktivitas, dan memperluas kesempatan ekonomi masyarakat.
Pada akhirnya, kemajuan ekonomi sejati bukan hanya tentang besarnya modal yang berputar, melainkan juga tentang terbukanya kesempatan bagi masyarakat untuk berdiri lebih mandiri. Ketika akses keuangan semakin mudah dijangkau, kolaborasi semakin erat, dan potensi daerah dikelola secara optimal, harapan akan kesejahteraan rakyat semakin menemukan jalannya.
Dari forum nasional di Jakarta, semangat percepatan akses keuangan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah, sehingga manfaat pembangunan tidak berhenti pada wacana, tetapi hadir dalam kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Wajo.
@ Kahfi #












