Mancing Mania Karang Taruna Semarak, 450 Peserta Berebut 7 Kategori Juara dan Ratusan Doorprize

WAJO SULSEL— Riak Sungai Walennae Padduppa menjadi saksi semaraknya Mancing Mania yang digelar Karang Taruna Kabupaten Wajo sebagai bagian dari rangkaian Festival Danau Tempe 2026, Sabtu (26/9/2026).

Sebanyak 450 peserta larut dalam suasana penuh kegembiraan. Joran-joran berjajar, mata kail menanti sambaran, sementara canda dan tawa peserta mewarnai tepian sungai.

Kegiatan yang terbuka secara gratis bagi masyarakat itu tidak hanya menawarkan persaingan memperebutkan tujuh kategori juara. Panitia juga menyiapkan ratusan doorprize yang semakin menambah semarak kegiatan.

Bagi peserta, Mancing Mania bukan sekadar perkara siapa yang lebih dahulu mendapatkan ikan. Di balik riuhnya perlombaan, terselip ruang kebersamaan, tempat masyarakat bertemu, bercengkerama, bersilaturahmi, sekaligus menikmati suasana alam Wajo.

Salah seorang peserta, Anhas, mengapresiasi kegiatan yang digelar Karang Taruna Kabupaten Wajo bersama seluruh panitia.

Menurutnya, lomba memancing memberikan pengalaman berbeda karena peserta dapat menikmati kompetisi sekaligus membangun keakraban dengan sesama masyarakat.

“Kami sangat senang dengan kegiatan seperti ini. Bukan hanya soal lomba dan hadiah, tetapi kita bisa berkumpul, bertemu teman-teman, bersilaturahmi, sekaligus bersukaria dalam suasana yang santai,” ujar Anhas.

Ia juga mengapresiasi pendaftaran yang diberikan secara gratis, namun panitia tetap menyediakan berbagai hadiah bagi peserta.

“Yang paling menarik karena pendaftarannya gratis, tetapi hadiahnya banyak. Ada tujuh juara dan ratusan doorprize. Jadi peserta benar-benar merasa dihargai dan menikmati kegiatan ini,” tambahnya.

Peserta lainnya, Alam, menilai Mancing Mania memberikan warna tersendiri dalam rangkaian Festival Danau Tempe 2026.

Menurutnya, antusiasme peserta telah terlihat sejak kegiatan dimulai. Mereka tidak hanya datang untuk berkompetisi, tetapi juga menikmati suasana rekreatif di kawasan Sungai Walennae Padduppa.

“Sangat seru. Pesertanya ramai, suasananya juga menyenangkan. Kita bisa memancing sambil bercanda dengan teman-teman. Apalagi banyak doorprize, jadi dari awal sampai akhir suasananya tetap ramai,” kata Alam.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang semakin bertambah.

«“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Selain hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat. Semoga tahun depan lebih ramai lagi,” harapnya.»

Bukan Sekadar Lomba

Mancing Mania Karang Taruna menjadi salah satu kegiatan yang memberi warna dalam Festival Danau Tempe 2026. Kegiatan tersebut tidak semata-mata menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka ruang perjumpaan bagi masyarakat dalam suasana santai dan penuh kegembiraan.

Pendaftaran gratis, hadiah bagi para juara, serta ratusan doorprize menjadi daya tarik tersendiri. Peserta dapat menikmati perlombaan sekaligus merasakan kemeriahan kegiatan bersama masyarakat lainnya.

Kehadiran 450 peserta juga memperlihatkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan rekreatif berbasis potensi lokal. Sungai Walennae Padduppa menjadi ruang perjumpaan, sementara Festival Danau Tempe menjadi panggung yang mempertemukan hiburan, kebersamaan dan potensi wisata daerah.

Bagi para peserta, hari itu bukan hanya tentang ikan yang berhasil didapatkan atau siapa yang keluar sebagai pemenang. Ada cerita tentang pertemanan, tawa yang mengalir di tepian sungai, serta silaturahmi yang terjalin di tengah semarak festival.

Mancing Mania pun menjadi bagian dari cerita Festival Danau Tempe 2026—sebuah perjumpaan sederhana yang menghadirkan kegembiraan dan kebersamaan masyarakat Wajo.

Para peserta menyampaikan terima kasih kepada Karang Taruna Kabupaten Wajo dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Mereka berharap Mancing Mania dapat terus dikembangkan menjadi agenda yang dinantikan masyarakat dalam setiap pelaksanaan Festival Danau Tempe.

Dengan semangat kebersamaan itu, Festival Danau Tempe 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan budaya Wajo kepada khalayak yang lebih luas.

@Kahfi#