WAJO SULSEL— Menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh ketenteraman.
Pesan tersebut disampaikan Kapolsek Urban Pitumpanua, KOMPOL H. Anwar, S.Sos., dalam sambutannya pada kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di MIN 4 Wajo, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kelas MIN 4 Wajo dan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo selaku pembawa hikmah Maulid, Camat Pitumpanua, Danramil 1406/10 Pitumpanua, Kepala MIN 4 Wajo beserta pembina, para siswa MIN 4 Wajo, pengawas agama, Kepala Desa Batu, Ketua BPD Desa Batu, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, KOMPOL H. Anwar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Harkamtibmas. Menurutnya, keamanan dan ketenteraman lingkungan tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.
“Keamanan adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mari kita membangun kepedulian, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” pesannya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama dengan memperhatikan penggunaan listrik, kompor, serta sumber api lainnya yang dapat menjadi pemicu kebakaran.
“Kita harus senantiasa berhati-hati dan tidak lalai. Menjaga keselamatan diri, keluarga dan lingkungan merupakan bagian dari ikhtiar kita,” ujarnya.
Kapolsek berharap masyarakat Pitumpanua dapat terus memperkuat semangat sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge, serta membangun komunikasi yang baik dengan aparat keamanan apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas maupun kondisi yang dapat membahayakan masyarakat.
Kapolsek Urban Pitumpanua mengajak para siswa untuk senantiasa menjaga akhlak, menghormati sesama teman, serta menghindari perilaku perundungan atau bullying, baik secara langsung maupun melalui telepon seluler (HP).
Pesan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan saat Maulid di MIN 4 Wajo. Ia mengingatkan bahwa tindakan membully teman bukanlah perbuatan yang baik, terlebih jika sampai menimbulkan keberatan atau merugikan orang lain.
“Jangan membully teman lewat HP maupun secara langsung. Tentu ini tidak baik. Jika yang bersangkutan merasa keberatan, tentu ada konsekuensi dan sanksinya,” pesannya.
Ia juga mengajak para siswa untuk belajar dengan tekun dan bersungguh-sungguh agar dapat mengetahui hal-hal yang sebelumnya belum diketahui. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus dibarengi dengan akhlak yang baik sebagai bekal dalam kehidupan.
Kapolsek Urban Pitumpanua turut memberikan apresiasi terhadap penampilan para siswa yang dinilainya luar biasa. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari peran para pembina dan guru yang senantiasa memberikan bimbingan.
“Luar biasa penampilan anak-anak ini. Tentu ada peran para pembina di baliknya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak melepaskan pengawasan terhadap anak. Peran orang tua di rumah sangat penting untuk mendukung pembinaan yang dilakukan pihak madrasah.
“Peran orang tua juga jangan lepas dari pengawasan. Mari kita bersama-sama membantu para pembina di MIN 4 Wajo dalam mendidik dan membimbing anak-anak kita,” pesannya.
Selain pendidikan dan akhlak, keselamatan anak di jalan juga menjadi perhatian. Ia meminta orang tua memastikan anak-anak berangkat dan pulang sekolah dengan selamat.
“Jaga keselamatan di jalan. Pastikan anak kita sampai di sekolah dan begitu juga ketika pulang sampai di rumah dengan selamat,” katanya.
Terkait penggunaan HP, ia secara khusus mengimbau kepada para orang tua agar memberikan batasan dan pengawasan. Teknologi hendaknya dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, bukan menjadi pintu masuk bagi anak-anak untuk terjerumus dalam perilaku negatif.
“Untuk penggunaan HP, kepada orang tua agar memberikan batasan kepada anak-anak kita. Awasi penggunaannya agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara madrasah, guru, pembina, orang tua, dan lingkungan. Dengan sinergi yang baik, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi anak yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, serta mampu menggunakan teknologi secara bijak.


Selain itu, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW, yakni menjaga persaudaraan, menciptakan kedamaian dan saling membantu dalam kebaikan.
“Semoga melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita dapat meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keselamatan lingkungan,” tutupnya.
@Kahfi#












