WAJO SULSEL— Pertemuan Tudang Sipulung sejumlah anggota dan pihak terkait Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wajo yang berlangsung di Warkop Hitam Putih, tadi malam, Kamis (17/9) menghasilkan lima poin penting terkait kondisi organisasi dan keberlanjutan kepengurusan PWI Wajo.
Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembahasan mengenai dinamika organisasi PWI Wajo, khususnya setelah berakhirnya masa kepengurusan.
Pertama, disampaikan bahwa kepengurusan PWI Wajo saat ini berada dalam kewenangan PWI Provinsi Sulawesi Selatan, menyusul berakhirnya masa kepengurusan atau status demisioner pengurus sebelumnya.
Kedua, PWI Wajo menunggu proses pelantikan kepengurusan PWI Sulsel serta penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) untuk PWI Wajo sebagai bagian dari tahapan menuju pelaksanaan konferensi cabang.
Ketiga, terkait kartu anggota PWI yang selama ini diterbitkan atau terafiliasi dengan Media Sinergi Group, H. Rukman Nawawi menyampaikan bahwa anggota yang menghendaki perpindahan kartu ke media masing-masing dipersilakan mengikuti mekanisme yang berlaku.
Keempat, dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa PWI Wajo dalam kondisi baik dan tetap menjaga kebersamaan antaranggota. Dinamika organisasi diharapkan tidak berkembang menjadi konflik internal yang dapat merugikan marwah organisasi dan profesi kewartawanan.
Kelima, muncul pembahasan mengenai adanya oknum yang diduga mengatasnamakan PWI Wajo di tengah kekosongan kepengurusan untuk meminta sejumlah dana kepada pejabat di Kabupaten Wajo dengan dalih kegiatan Muscab PWI.
Atas informasi tersebut, peserta Tudang Sipulung mendorong agar setiap pihak yang menerima permintaan dana mengatasnamakan PWI Wajo melakukan verifikasi terlebih dahulu mengenai identitas, kewenangan, tujuan kegiatan, serta dasar permintaan tersebut.
Langkah verifikasi dinilai penting untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan nama organisasi. Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan atau memiliki bukti terkait dugaan tersebut, penyelesaiannya dapat ditempuh melalui mekanisme organisasi maupun jalur hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga nama baik PWI Wajo serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah proses penataan organisasi.

Lima poin hasil Tudang Sipulung tersebut diharapkan menjadi pijakan bersama agar proses transisi kepengurusan PWI Wajo berjalan tertib, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi.
@ Redaktur #












