Breaking News!!!Pengalihan Lintasan Bajoe–Kolaka ke Siwa–Kolaka Diundur, Ini Penjelasan Kepala UPP Kelas III Siwa

CELEBESPLUSONLINE.COM//SIWA WAJO– Rencana pengalihan lintasan penyeberangan dari pelabuhan Bajoe menuju Kolaka ke lintasan Siwa–Kolaka yang sedianya mulai diberlakukan pada 1 April 2026, diputuskan untuk diundur hingga 10 April 2026 mendatang.

Kepala Unit Pengelola Pelabuhan (UPP) Kelas III Siwa, Djamaluddin,SH, MSi melalui media ini ,Jumat (27/3) menjelaskan bahwa penundaan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh kesiapan teknis dan operasional di pelabuhan benar-benar matang sebelum lintasan baru mulai beroperasi.

Menurutnya, pelabuhan bukan sekadar tempat bersandar kapal, tetapi juga simpul harapan bagi masyarakat yang menggantungkan perjalanan, perdagangan, dan pertemuan keluarga di seberang lautan.

“Pengunduran ini dilakukan agar seluruh fasilitas dan kesiapan operasional dapat berjalan dengan baik. Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap aman, tertib, dan nyaman ketika lintasan Siwa–Kolaka mulai dioperasikan,” ujar Djamaluddin.

Ia menambahkan, pengalihan lintasan tersebut diharapkan nantinya dapat memperlancar arus transportasi laut serta memberikan alternatif jalur penyeberangan yang lebih dekat bagi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Wajo dan sekitarnya.

Di balik riak ombak Teluk Bone, pelabuhan Siwa kini bersiap menjadi gerbang baru perjalanan laut menuju Kolaka. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, lintasan ini diharapkan kelak tidak hanya menjadi jalur transportasi selama dua bulan, tetapi juga penghubung harapan, ekonomi, dan silaturahmi antar dua daerah yang dipisahkan laut namun dipersatukan tujuan.

Dan sekedsr diketahui bahwa informasi seperti apa yang disampaikan pihak ASDP sebagai pengelola pelabuhan bajoe peralatan serta bahan perbaikan dermaga penyebrangan Bajoe terkendala oleh pembatasan mobil besar yang dilarang melintas di ibukota menuju pelabuhan selama angkutan lebaran sementara angkutan lebaran berakhir pada 30 April 2026,jadi mereka mulai bergerak kembali estimasi mulai 31 April 2026.

Melalui media ini, pihak perwakilan pengusaha kapal meminta kepada Pemda Kabupaten Wajo sebagai pengelola pelabuhan dapat menyediakan sarana toilet dan kebersihan sampah yang diturunkan dari kapal mengingat kapal penumpang cukup banyak produksi sampah, harapnya.

@ Sultan #