Politisi Gerindra H. Mustafa Soroti Pengelolaan Gas, Pemda Diminta Gunakan Konsultan Bersertifikat

Celebesplusonline. Com//Wajo Sulsel – Politisi Partai Gerindra Kabupaten Wajo, H.Mustafa, SH, MH menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor gas (GAS) dalam hal ini PT. GSI, agar memberikan kontribusi maksimal bagi daerah.

Menurut H. Mustafa, pemerintah daerah diharapkan mampu memikirkan langkah strategis dalam mengelola potensi gas yang cukup besar di wilayah tersebut. Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah menghadirkan konsultan yang bersertifikat dan memiliki kompetensi serta keahlian di bidang gas dan energi.

“Pemda harus memiliki konsultan yang bersertifikat dan benar-benar ahli di bidang GAS. Ini penting agar potensi sumber daya alam yang besar bisa dikelola secara profesional dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah,” tegas H. Mustafa.
Ia menilai, selama ini potensi sumber daya alam yang melimpah belum sepenuhnya memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun pendapatan daerah.

Karena itu, H. Mustafa mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius menata sistem pengelolaan sumber daya alam, termasuk memperkuat aspek kajian teknis, regulasi, serta pendampingan dari tenaga ahli yang memiliki sertifikasi resmi.

“Potensi besar harus diimbangi dengan perencanaan dan pengelolaan yang profesional. Jika tidak, daerah hanya akan menjadi penonton di tengah kekayaan sumber daya alamnya sendiri,” pungkasnya.

“Sesuai UU RI N0.1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana ada beberapa aturan dan mekanisme serta perundang undangan yang terkait dalam persoalan pertambangan ( eksploitasi ) antara lain UU No 5 tahun 1960 tentang pokok Agraria , UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, UU No 6 tahun 1983 tentang perpajakan , UU No 22 tahun 2021 tentang Migas, UU No 41 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, UU No 6 tahun 2023 tentang cipta kerja dan UU pertambangan”,cetusnya.

Ia menambahkan hubungan dengan daerah / kabupaten ada beberapa perda yang erat kaitannya antaranya perda tata ruang No.1 tahun 2023 tentang tata ruang Kabupaten Wajo tahun 2023 – 2042 dan perda No.15 tahun 2015 tentang perlindungan pengelolaan lingkungan hidup serta perda pajak dan retribusi daerah, sambungnya.

Olehnya itu, dengan adanya tuntutan masyarakat untuk transparansi dalam dokumen dokumen yang di atur dalam mekanisme dan perundangan harus di pedomani karena untuk antisipasi resiko dampak yang terjadi pengalaman daerah yang sudah kena dampaknya yakni permasalahan kerusakan lingkungan sebagai catatan penting bahwa perusahaan harus memiliki dokumen analisis dampak lingkungan yang jelas, tegasnya.

Dan terkait tata ruang wilayah , perusahaan harus memahami betul ruang lingkup kebijakan pemetaan wilayah, fungsi kawasan dan peningkatan kualitas jaringan energi secara terpadu merata, serta pemelharaan fungsi lingkungan hidup.Dalam konteks kontribusi pajak ke daerah ini semua pihak harus transparan termasuk CSR nya sampai pengeloaan CSR tersebut.

Salah satu point penting supaya masyarakat wajo tidak jadi penonton di kebun sendiri artinya sumber daya energi besar dalam hal ini gas tapi untuk kontribusinya ke daerah kecil maka salah satu langkah yang harus di ambil pemerintah adalah memikirkan bagaimana pemda harus punya konsultan yang bersertifikat dan ahli tentang GAS, terangnya.

Fungsinya sebagai pembanding dan sebagai pihak pemerintah yang paham dan mengerti tentang jumlah kandungan serta cadangan Gas kita baik dikelola mau yang tidak dikelola sehingga pihak dirjen migas sebagai perpanjang tangan dari perusahaan sinergi temuanya antar pihak Pemda Wajo.

Beberapa contoh daerah di indonesia yang sudah melakukan langkah dan terebosan, contoh Kaltim mereka sudah mendapatkan pembagian hasil yang namanya
( PI INTEREST ) nya dan berkat hasil tersebut otomatis pembangunan meningkat dan masyarakatnya sejahtera.

Harapan besar ini jadi beban pada pemerintahan yang sekarang, berani kah melakukan terobosan dan gagasan ini sebagai bentuk ide dan gagasan untuk WAJO LEBIH MARADEKA.

Untuk itu,memang butuh pemikiran dan keberanian demi kepentingan masyarakat umum bukan untuk golongan tertentu saja, tutupnya kepada Redaksi Media Celebesplusonline.com.Kamis (19/3)

@ Sultan #