Sengkang (celebesplus) – Komitmen memperkuat kesiapan spiritual dan fisik jamaah calon haji terus dimatangkan melalui Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kecamatan/Kabupaten Wajo Tahun 1447 H/2026 M. Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, saat memberikan arahan di Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, Rabu (11/2/2026).
Di hadapan ribuan jamaah calon haji, Kakanwil menekankan bahwa manasik haji bukan sekadar tahapan administratif menjelang keberangkatan, melainkan proses pembinaan menyeluruh untuk memantapkan niat, memperdalam pemahaman ibadah, serta memastikan kesiapan mental dan fisik jamaah.
Menurutnya, ibadah haji adalah perjalanan suci yang menuntut kesungguhan dan keikhlasan. Karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT serta memperbanyak doa agar diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Haji adalah panggilan Allah. Persiapkan diri sebaik mungkin, jaga niat, dan jaga kesehatan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa kesiapan fisik menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan ibadah. Seluruh jamaah akan melalui pemeriksaan kesehatan akhir sebelum masuk asrama haji, sehingga kondisi tubuh harus benar-benar dijaga sejak sekarang.
Selain itu, jamaah diminta disiplin mengikuti arahan petugas, memahami alur perjalanan, serta menjaga ketertiban dan kekompakan selama berada di Arab Saudi. Ia berharap jamaah Wajo dapat menjadi teladan dalam kedisiplinan dan akhlak selama menunaikan ibadah.
Manasik Haji Terintegrasi ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah dalam memastikan setiap jamaah memperoleh pembekalan yang memadai, sehingga mampu melaksanakan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat Islam. (jo)












